KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN


Kepala sekolah bertanggung jawab atas prestasi atau hasil belajar siswa di sekolah yang dipimpinnya. Peran penting kepala sekolah belum diimbangi dengan kemampuan professional yang memadai.  Kepala sekolah lebih tampil sebagai peƱata laksana sekolah daripada sebagai pemimpin yang menakhodai sekolah sebagai lembaga yang bermisi menjemput masa depan.

Kepala Sekolah memajukan dan meningkatkan pembelajaran di sekolah.  Proses pembelajaran melibatkan aktivitas yang kompleks, bukan sekedar transfer of knowledge dari pendidik kepada peserta didik secara tekstual.

Kepemimpinan Pembelajaran 

adalah satu kekuatan penting dalam rangka pengelolaan, oleh sebab itu kemampuan memimpin secara efektif merupakan kunci untuk menjadi seorang manajer yang efektif. Yang menjadi esensi kepemimpinan adalah kepengikutan, kemauan orang lain atau bawahan untuk mengikuti keinginan pemimpin. Jadi, pemimpin tidak akan terbentuk apabila tidak ada bawahan.

Konsep Kepemimpinan





TEORI KEPEMIMPINAN 

1. TEORI GENETIK
     Pemimpin itu dilahirkan dan bukan dibentuk
2.  TEORI SOSIAL
      Pemimpin dibentuk dan bukan dilahirkan
3. TEORI EKOLOGI
     dilahirkan” telah memiliki bakat kepemimpinan dan dikembangkan dengan pendidikan dan latihan

KEPALA SEKOLAH PEMIMPIN ATAU MANAJER?

Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah

Fred M. Hechinger (dalam Davis & Thomas, 1989) menyatakan :
Saya tidak pernah melihat sekolah yang bagus dipimpin oleh kepala sekolah yang buruk dan Sekolah buruk dipimpin oleh kepala sekolah yang baik.
Saya juga menemukan sekolah yang gagal & berubah menjadi sukses, sebaliknya sekolah yang sukses tiba-tiba menurun kualitasnya. Naik atau turunnya kualitas sekolah sangat tergantung kepada kualitas kepala sekolahnya
AKTIVITAS KEPEMIMPINAN
  • Menetapkan keputusan; 
  • Berkomunikasi; 
  • Memotivasi; 
  • Mengembangkan anggota


KEPEMIMPINAN VISIONER
SECARA INTERNAL DAN EKSTERNAL, ORGANISASI AKAN SELALU
MENGHADAPI PERUBAHAN:

I.Perubahan Internal
  1.  Pengembangan tujuan dan sasaran organisasi 
  2.  Peningkatan kemampuan, kebutuhan dan keinginan staf 
  3.  Kapasitas perlengkapan dan peralatan organisasi akan berkurang sesuai usia pemakaian
II. Perubahan External
  1.  Perkembangan IPTEK 
  2.  Perubahan sistem sosial, politik, ekonomi, dan keamanan 
  3.  Perubahan sistem – nilai dan budaya
Karena itu DIPERLUKAN Kepemimpinan Visioner untuk mampu melakukan pembaruan Organisasi secara berkelanjutan, guna menghadapi tantangan masa depan.
  1. Memimpin untuk masa depan  ( memiliki visi yang tercermin dalam sikap dan perilaku pemimpin )
  2. Menciptakan iklim kerja organisasi yang sehat( keterbukaan, kerjasama, peluang interaksi, memberikan reward and punishment)
  3. Menampilkan keteladanan
  4. Menghargai peran setiap individu
  5. Merencanakan keberhasilan bertahap
  6. Membangun dan mengembangkan mitra kerja
  7. Membangun “Job Satisfaction”
  8. Memiliki semangat dan jiwa wirausaha
    VISIONER LEADER, Has to be :
1. DIRECTION SETTER
2. CHANGE AGENT
3. SPOKES PERSON
Pemimpin transformasional adalah pemimpin yang memiliki wawasan jauh ke depan, berupaya memperbaiki dan mengembangkan organisasi bukan untuk kepentingan jangka pendek melainkan untuk masa yang akan datang.

Pemimpin transformasional adalah pemimpin yang berperan sebagai agen perubahan dan bertindak sebagai katalisator (pengubah sistem ke arah yang lebih baik), selalu tampil sebagai pelopor dan pembawa perubahan/perbaikan.

Dimensi Kepemimpinan Transformasional
  • “I” : Idealized influence (perilaku yang menghasilkan rasa hormat dan rasa percaya diri dari orang yang dipimpinnya);
  •  “I” : Inspirational motivation (perilaku yang senantiasa menyediakan pekerjaan yang menantang bagi pengikut);
  • “I” : Intellectual stimulation (melakukan inovasi-inovasi);
  • “I” : Individualized consideration (mendengarkan dan memperhatikan dengan baik aspirasi, harapan, segala masukan dari pengikutnya).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.